cara menentukan titik awal pasang keramik lantai

Cara Menentukan Titik Awal Pasang Keramik Lantai Agar Pas

Anda perlu tahu mengenai cara menentukan titik awal pasang keramik lantai karena hal ini menentukan keberhasilan pemasangan keramik selanjutnya. Anda tidak boleh salah selangkah pun dalam memasang dari langkah nomor satu sampai terakhir. Pengukuran setiap letak keramik juga akan memudahkan Anda dalam memasangnya.

Meskipun terlihat sangat mudah namun untuk melakukannya Anda harus memiliki ketelitian dan konsentrasi yang tinggi untuk berhasil memasang dari awal sampai selesai.

cara menentukan titik awal pasang keramik lantai

Cara menentukan titik awal pasang keramik lantai yang tepat

 

1. Pengukuran

cara menentukan titik awal pasang keramik lantai

Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah mengukur lebar ruangan yang akan dipasangi keramik. Pengukuran ini bisa Anda lakukan menggunakan meteran dan pensil dan dilanjut memasang benang untuk menandainya. Anda harus melakukannya berulang demi mendapatkan ukuran yang sebenarnya.

2. Pengukuran keramik

cara menentukan titik awal pasang keramik lantai

Kemudian lanjut dengan menyesuaikan ukuran keramik yang akan dipasang pada tempat tersebut. Secara umum peletakan keramik pertama ini akan dimulai pada area pintu masuk. Peletakan ini memudahkan Anda untuk melanjutkan pemasangan keramik selanjutnya.

Tips cara menentukan titik awal pasang keramik lantai memang berawal dari keramik pertama yang terpasang. Pemasangan yang dekat pintu masuk ini menentukan titik simetrisnya dengan lebar ukuran ruangan. Jadi ketika seseorang masuk dari pintu luar maka akan terlihat sisi kesimetrisan pada peletakan keramik ini.

 

Baca Juga : Cara Pasang Keramik Lantai Sendiri Agar Hasilnya Bagus

 

3. Peletakan keramik pertama

cara menentukan titik awal pasang keramik lantai

Setelah melakukan pemasangan keramik pertama selanjutnya Anda bisa memasang keramik pada bagian kanan dan kirinya. Berikan jarak sekitar 23 cm untuk bagian terluar dari keramiknya. Bagian ini bisa Anda tutup menggunakan potongan keramik yang sesuai.

Alternatif kedua yang bisa Anda lakukan adalah setelah pemasangan keramik pertama dilanjutkan pemasangan keramik untuk bagian kiri dan kanannya. Sementara untuk space bagian terluar untuk keramiknya adalah 53 cm. Ukurannya lebih lebar dari pada alterntaif yang pertama. Kemudian area ini bisa Anda tutup juga menggunakan potongan keramik dengan ukuran sesuai.

Anda perlu menentukan terlebih dahulu mengenai alternatif mana yang akan dipakai untuk pemasangan keramik ini. Namun alternatif yang banyak dipakai adalah alternatif kedua karena mampu memberikan hasil yang lebih rapi dan indah untuk keramiknya. Hal ini karena perbedaan ukuran asli keramik dan potongannya tidak terpaut jauh.

4. Pemasangan kepala keramik

cara menentukan titik awal pasang keramik lantai

Setelah selesai dengan pemilihan alternatif pemasangan keramik yang pas Anda bisa lanjut dengan memasang kepala keramik yang menjadi patokannya. Pemasangan kepala ini tidak boleh miring sekalipun dan perlu diperhatikan. Kemudian Anda tinggal melanjutkan pemasangan keramik lanjutan mengikuti arah benang.

Anda wajib menyelesaikan pemasangan keramik sampai selesai mengikuti ukuran lebar ruangan sebelum pemasangan nat-nya. Pemasangan keramik yang langsung selesai bisa mempermudah Anda dalam mengetahui tingkat kerekatan antar keramiknya.

5. Pasang nat

cara menentukan titik awal pasang keramik lantai

Setelah selesai dengan cara menentukan titik awal pasang keramik lantai dengan mudah kemudian Anda wajib memasang nat. Setelah semua keramik terpasang dengan baik Anda bisa lanjut dengan mengisikan nat pada bagian yang diperlukan. Lakukan sampai selesai dan akhiri dengan pembersihan sisa nat yang ada.

Pembersihan yang langsung ini juga mempermudah mengelupasnya sisa semen yang ada. Semen yang sudah kering cenderung sangat susah untuk dibersihkan dari keramik.

Tips memasang lantai keramik yang tepat

Setelah mengenal cara pemasangan yang tepat ini Anda wajib tahu tips untuk mendapatkan pemasangan keramik yang rapi seperti di bawah ini:

• Serasikan dengan dinding kamar

Tips pertama yang bisa Anda perhatikan adalah pemilihan keramik yang senada dari dinding dan lantai ruangan. Penyesuaian ini juga bukan berarti harus menggunakan tipe keramik yang sama namun berdasarkan peletakan singgungan dan batas antara keramik untuk lantai dan dinding.

Secara umum untuk mendapatkan pemasangan keramik yang pas antara dinding dan lantai Anda bisa menggunakan skirting, plint atau pembatas. Pembatas ini mampu memberikan penempatan posisi untuk keramik yang lebih pas. Pemasangan pembatas ini juga bisa memudahkan pemasangan keramik karena tidak bersinggungan secara langsung.

• Berikan nat

Banyak yang tidak tahu pentingnya pemasangan nat untuk keramik dan meninggalkannya. Trik cara menentukan titik awal pasang keramik lantai adalah tidak melupakan pemasangan nat. Dalam pembuatan perekat keramik yang berasal dari semen dan air Anda juga harus menyisakan celah sisi keramik untuk mempermudah proses pengeringannya.

Pemberian sedikit jarak untuk mempermudah pengeringan keramik inilah yang dinamakan dengan nat. Berikan jarak dan rongga yang sama besar untuk memudahkan dalam pencegahan perembesan air dari keramik maupun air hujan. Jadi proses penguapannya bisa menjadi lebih maksimal.

• Lakukan perendaman keramik

Langkah berikutnya adalah jangan lupa untuk merendam keramik sebelum dipasang. Banyak orang juga yang enggan melakukan perendaman pada keramik karena membutuhkan waktu yang lebih banyak sebelum pemasangan. Jadi Anda perlu membagi waktu lebih baik sebelum proses pemasangan.

Perlu Anda tahu bahwa proses perendaman untuk keramik ini mampu memberikan kemudahan untuk pemasangannya. Keramik yang sudah direndam akan lebih elastis sehingga tidak mudah pecah ketika dipasangkan. Bahkan pori-pori dalam keramik juga mampu menyerap air lebih baik.

Anda nyatanya juga tidak perlu merendam keramik dalam jangka waktu yang lama namun beberapa menit saja. Perendamannya juga jangan sampai tumpang tindih dengan lainnya agar tidak rusak. Barulah angkat dari air dan lakukan penirisan beberapa saat sebelum pemasangan.

• Pemilihan jenis keramik

Tips selanjutnya adalah mengenai pemilihan jenis keramik yang sesuai. Anda tidak boleh asal dalam menentukan keramik sesuai dengan tujuan pemasangannya. Termasuk kegunaan untuk ruangan apa dan juga bagian dinding atau lantainya. Hal ini dikarenakan setiap ruangan dan bagian memiliki kebutuhan yang berbeda-beda.

Bahkan dalam dunia keramik sendiri juga memiliki karakteristik yang berbeda mulai dari jenis bebatuan alam yang bertekstur kasar namun elegan dan menenangkan. Kemudian ada keramik konvensional dari tanah liat yang ruangan dan juga tipe keramik porselen biasa yang tipis.

Berbeda keramik juga berbeda cara perawatannya seperti halnya jenis keramik bebatuan yang membutuhkan perawatan lebih ekstra karena bahannya yang mudah tergores dari pada jenis keramik konvensional. Anda perlu mempertimbangkan keuntungan dan juga kekurangannya untuk pemakaian jangka panjang.

• Penentuan titik awal

Sesuai yang sudah disinggung pada bagian sebelumnya dimana penentuan titik awal pemasangan dari keramik ini memang menentukan hasil akhir dari kerapian keramiknya. Mulai dari pengukuran dan pemasangan benang juga harus sesuai dengan ukuran yang sebenarnya. Anda tidak boleh salah dan wajib melakukan pengukuran ulang jika kurang yakin.

Kemudian Anda juga wajib menentukan tipe ukuran keramik yang akan dipasangkan pada luas ruangannya. Tentukan juga mengenai area yang akan digunakan untuk pemasangan nat keramik. Jangan sampai terlalu lebar dan terlalu sempit untuk mempermudah proses penguapan air dan pengeringan keramiknya.

Itulah beberapa hal mengenai cara menentukan titik awal pasang keramik lantai yang bisa Anda gunakan untuk memasang keramik ala Bintoro Build.

Leave a comment

×

Assalamualaikum!

Pilih salah satu customer service kami dibawah ini untuk chat melalui whatsapp atau kirim kami email ke [email protected]

× Whatsapp Kami Disini