Kusen Aluminium vs UPVC: Perhatikan Hal Ini Untuk Memilihnya

Saat melakukan renovasi atau membangun hunian baru, Anda perlu menentukan material kusen yang paling sesuai dengan kebutuhan. Sebelum memutuskan antara aluminium atau UPVC, ada baiknya memahami karakteristik masing-masing material terlebih dahulu. Anda juga bisa mengenali berbagai jenis atap rumah untuk menyesuaikan keseluruhan konsep bangunan agar lebih harmonis dan fungsional.

Kusen Aluminium vs UPVC: Karakteristik yang Harus Diperhatikan

1. Daya Tahan

  • Aluminium: memiliki daya tahan yang baik serta tidak akan mengalami penyusutan yang signifikan sehingga bentuknya tetap stabil dalam jangka panjang. Namun, jika digunakan di daerah pesisir, sebaiknya diberi lapisan powder coating agar lebih tahan terhadap korosi.
  • UPVC: memiliki tampilan yang lebih modern dan sudah dilengkapi dengan stabilizer sehingga tidak mudah terpengaruh oleh paparan sinar matahari. Material ini juga lebih lentur sehingga mampu meredam benturan, serta tahan terhadap rayap dan karat karena mengandung bahan plastik berkualitas.

2. Daya redam

  • Aluminium: karena terbuat dari logam, panas dari luar ruangan lebih mudah merambat ke dalam sehingga dapat memengaruhi suhu di dalam rumah. Kondisi ini membuat AC bekerja lebih keras untuk mendinginkan ruangan. Untuk mengatasinya, Anda dapat memilih kusen aluminium dengan teknologi thermal break, meskipun harganya relatif lebih tinggi dibandingkan tipe standar.
  • UPVC: karena mengandung material plastik, panas dari luar tidak mudah diteruskan ke dalam ruangan. Beberapa produk UPVC juga telah dilengkapi teknologi yang mampu meredam perpindahan panas dan kebisingan dari luar, sehingga hunian terasa lebih sejuk dan nyaman.

3. Tampilan

  • Aluminium: memiliki tampilan yang lebih modern karena menggunakan profil atau frame yang tipis sehingga sangat cocok untuk hunian bergaya minimalis. Desain ini juga memungkinkan penggunaan kaca dengan ukuran lebih besar agar pencahayaan alami semakin maksimal. Selain itu, aluminium tersedia dalam berbagai pilihan warna melalui proses pelapisan sehingga tampilannya lebih fleksibel.
  • UPVC: memiliki profil yang lebih tebal sehingga memberikan kesan kokoh dan elegan. Material ini umumnya dipilih untuk rumah bergaya klasik atau mewah, terlebih karena pilihan warnanya didominasi warna-warna netral yang mudah dipadukan dengan berbagai konsep desain.

4. Penyambungan struktur

  • Aluminium: di bagian sudut disambung menggunakan sekrup yang kemudian diberi sealant, sehingga proses pemasangannya membutuhkan ketelitian tinggi agar air tidak dapat merembes melalui celah sambungan. Titik sambungan inilah yang menjadi salah satu perbedaan utama dalam perbandingan kusen aluminium vs UPVC.
  • UPVC: menggunakan sistem penyambungan dengan pemanasan (welding) sehingga setiap sudut menyatu secara sempurna tanpa celah. Konstruksi ini membuat air hujan tidak mudah merembes ke dalam, bahkan saat terjadi hujan deras dalam waktu yang lama.

5. Biaya dan perawatan

  • Aluminium: tersedia dalam berbagai pilihan ketebalan dan desain sehingga rentang harganya cukup beragam, mulai dari yang ekonomis hingga premium. Dari sisi perawatan, material ini relatif mudah dirawat dan tidak membutuhkan biaya besar, cukup dengan pembersihan rutin serta pelapisan ulang (coating) jika diperlukan agar tampilannya tetap awet.
  • UPVC: hampir tidak memerlukan perawatan khusus karena tahan terhadap karat, rayap, dan perubahan cuaca. Namun, biaya pemasangan awal umumnya lebih tinggi karena sistem sambungan dan pengunciannya lebih kompleks, sehingga membutuhkan tenaga ahli untuk memastikan hasil pemasangan tetap presisi dan kedap air.

Jadi Bagaimana Memilih Bahan Kusen Yang Sebaiknya Digunakan?

Meskipun sekarang Anda sudah tahu tentang kelebihan maupun kekurangannya tetapi masih ada banyak hal yang harus diperhatikan sebelum menentukan mau menggunakan yang mana. Tentunya pemilihan kusen aluminium vs UPVC juga harus disesuaikan dengan kondisi yang ada di hunian seperti:

1. Perhatikan lingkungan dan cuaca

  • Aluminium: cocok digunakan pada hunian yang berada di daerah dengan paparan sinar matahari tinggi karena materialnya tidak mudah berubah bentuk akibat panas. Agar lebih awet, sebaiknya pilih kusen aluminium yang telah dilengkapi teknologi pelindung UV sehingga strukturnya tetap stabil meskipun terpapar cuaca panas dalam jangka waktu lama.
  • UPVC: sangat cocok digunakan pada rumah di kawasan pesisir karena tahan terhadap korosi akibat udara yang mengandung garam. Selain itu, material ini juga menjadi pilihan yang tepat untuk hunian di pinggir jalan karena memiliki kemampuan meredam kebisingan dari lalu lintas sehingga suasana di dalam rumah menjadi lebih nyaman.

Baca Juga : Perbandingan Pintu UPVC vs Aluminium, Mana yang Terbaik?

2. Sesuaikan dengan desain bangunannya

  • Aluminium: cocok untuk bangunan dengan desain minimalis, modern atau yang suka gaya Industrial karena framenya yang bergaris tipis sehingga akan membuat esterior bangunan terlihat lebih bersih.
  • UPVC: paling cocok untuk desain klasik, mediterania maupun yang suka gaya kontemporer karena framenya cukup tebal sehingga terlihat lebih kokoh. Ada yang memiliki tampilan mirip kayu jadi lebih aman karena tidak akan bisa dirusak rayap.

3. Tingkat keamanan

  • Aluminium: bisa menahan beban yang besar sehingga cukup aman digunakan pada jendela dengan ukuran extra large yang memiliki kaca yang berat. Tetapi sistem penguncinya masih standar jadi lebih mudah untuk dibobol.
  • UPVC: dilengkapi dengan sistem penguncian banyak titik sehingga lebih sulit untuk dibobol jadi lebih aman untuk penghuni.

4. Kualitas

  • Aluminium: terdapat berbagai tingkat kualitas sehingga bisa digunakan oleh kebanyakan orang. Karena itulah jika ingin mendapatkan yang kualitasnya baik coba untuk memilih merk yang sudah ternama agar warna coatingnya juga tidak cepat pudar.
  • UPVC: kualitasnya termasuk diatas standar namun jika mau menjaga agar kusen tidak mudah bengkok cobalah untuk mencari yang kualitasnya lebih tinggi lagi. Caranya adalah untuk memastikan di bagian dalamnya terdapat steel reinforcement sehingga kusen jauh lebih kokoh.

5. Sesuaikan dengan budget

  • Aluminium: rentang variasinya cukup banyak jadi bisa memilih opsi yang sesuai dengan budget yang dimiliki. Selain itu juga cukup popular sehingga ketersediaannya lebih banyak di hampir semua toko kusen sudah ada.
  • UPVC: membutuhkan biaya yang sedikit lebih tinggi sehingga memerlukan investasi yang cukup untuk memasangnya. Tetapi secara jangka panjang cukup bagik karena dapat meningkatkan kenyamanan dan membantu menghemat biaya AC.

6. Perhatikan ketebalan

  • Aluminium: meskipun terdapat variasi ketebalan tetapi cobalah untuk menggunakan yang minimal 1.1-1.3mm agar tidak terlalu tipis sehingga cukup kokoh untuk menahan beban kaca.
  • UPVC: ketebalan besi penguatnya harus diperhatikan minimal 1.5-2mm supaya jauh lebih kuat karena bagian luarnya mengandung plastic sehingga perlu dukungan lebih dari besi di dalamnya.

Aksesoris Yang Harus Diperhatikan

Selain kusennya sendiri Anda pun harus memperhatikan kalitas aksesorisnya karena terkadang kerusakan disebabkan oleh kualitas aksesoris yang lebih rendah. Berikut beberapa aksesoris yang Anda harus pertimbangkan penggunaannya:

  • Roda: jika mau jendela bisa bergerak dengan mulus dan tidak menimbulkan bunyi saat dibuka tutup maka cobalah memilih yang bahannya dari stainless steel maupun double nylon.
  • Karet: meskipun bahan pvc jauh lebih terjangkau tetapi akan berubah menjadi keras hanya dalam 1-2tahun saja sehingga menjadi retak dan terjadilah kebocoran. Untuk menghindarinya pilih bahan EPDM yang lebih kenyal sehingga lebih awet meskipun baunya sedikit menyengat namun akan hilang setelah beberapa waktu penggunaan.
  • Engsel: perhatikan ukuran jendelanya jika ukurannya standard maka engsel kupu masih bisa menahan beban saat jendela terbuka. Namun jika ukurannya cukup besar lebih baik menggunakan jenis friction stay yang lebih kuat menahan beban agar jendela bisa lebih aman meski ditiup angin.

Baca Juga : Perbandingan Material Wall Panel WPC VS Wall Panel PVC

Sekarang Anda sudah tahu mengenai kusen aluminium vs UPVC dengan lebih detail sehingga bisa memutuskan jenis mana yang sesuai dengan kebutuhan. Tentunya proses penentuannya juga dipengaruhi dengan desain bangunannya agar lebih menyatu dengan tema sehingga tidak tampak jomplang.

Jangan lupa pemasangannya pun juga harus dilakukan dengan benar untuk memastikan agar tidak ada celah terbuka yang bisa menyebabkan kebocoran. Percayakan pemasangannya pada Jasa Bangun Rumah dari Bintoro Build yang memiliki tenaga ahli kusen. Hubungi kami di 0813-4000-8080 atau email marketing@bintorobuild.co.id untuk memilih jenisnya.

Seberapa bermanfaatkah postingan ini?

Klik bintang untuk menilainya!

Peringkat rata-rata 0 / 5. Jumlah suara: 0

Belum ada suara sejauh ini! Jadilah yang pertama menilai posting ini.

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tell us how we can improve this post?

Leave a comment