Menghitung Biaya Renovasi Rumah Sederhana

Ingin melakukan renovasi rumah sederhana dengan biaya yang minim? Tentu saja pengguna bisa dengan mudah untuk mewujudkannya. Pengguna wajib membuat rancangan RAB yang perinci dengan perhitungan yang tepat untuk setiap hal yang akan dibeli. Dengan begitu pengguna bisa mendapatkan gambaran apa saja yang bisa direnovasi berdasarkan budget yang dimiliki.

Adapun biaya-biaya yang wajib dimasukkan pada RAB agar pengguna tidak bingung mencari dana tambahan adalah bisa dilihat di bawah ini.

Jenis dan cara hitung biaya renovasi rumah sederhana

1. Biaya yang Tak Terduga

Biaya pertama yang harus dimasukkan ke dalam RAB adalah biaya yang tak terduga. Banyak orang yang meremehkan kebutuhan mengenai biaya yang satu ini dengan anggapan tidak begitu penting dan menjadi point terakhir untuk dianggarkan. Bahkan ada yang menganggarkannya dengan jumlah yang sangat minim.

Padahal perlu diketahui bahwa fungsi dari biaya yang tak terduga ini cukup krusial dimana ketika ada masalah seperti tukang yang sakit atau kebutuhan mendesak akibat kerusakan material. Pengguna tidak perlu lagi mengambil uang tabungan lain karena sudah bisa dibayar menggunakan biaya yang tak terduga ini.

Biaya yang tak terduga ini juga tidak merugikan sama sekali ketika disisihkan. Jika nanti ketika proses renovasi dilakukan namun tidak membutuhkan biaya yang tak terduga ini maka uang otomatis kembali ke tabungan pengguna.

2. Biaya Perluasan Tanah dan Bangunan

Cara menghitung biaya renovasi rumah sederhana kedua ini adalah untuk kebutuhan renovasi dalam hal perluasan tanah dan bangunan. Ada dua poin penting yang perlu diketahui oleh pengguna terlebih dahulu sebelum bisa melakukan renovasinya. Adapun poin yang dibutuhkan tersebut adalah ukuran perluasan yang dibutuhkan dan harga pasaran untuk tanahnya.

Setelah mengetahui kedua hal tersebut langkah berikutnya pengguna tinggal mengalikannya saja. Barulah nanti pengguna bisa mengetahui uang yang harus dibayarkan untuk kebutuhan renovasi yang satu ini. Sebagai contohnya jika harga tanah Rp 5.000.000 untuk ukuran per meter perseginya. Kemudian pengguna ingin membeli 20 meter persegi.

Maka pengguna cukup menghitung dengan mengalikan kedua angka tersebut. Jadi Rp 5.000.000,- x 20 m2 = Rp 100.000.000,-. Dengan begitu pengguna bisa lebih mudah untuk menyisihkan uang yang akan digunakan untuk kebutuhan perluasan bangunan dan tanah yang satu ini.

3. Biaya untuk Material

Biaya ketiga yang perlu diketahui ketika pengguna ingin melakukan renovasi adalah kebutuhan material selama proses pembangunannya. Sebelum masuk ke dalam harga rincian material yang dibutuhkan maka pengguna bisa menentukan jasa beli satuan atau borongan untuk renovasi yang satu ini.

Pengguna juga harus mengetahui berapa banyak ruang yang akan direnovasi atau peruntukan renovasi untuk satu lantai atau dua lantai sekaligus. Dalam hal ini pengguna bisa melihat pakem yang sudah ada pada SNI untuk biaya yang harus dikeluarkan. Untuk kebutuhan renovasi rumah dengan dua lantai biasanya menghabiskan mulai dua jutaan sampai dengan empat juta.

4. Biaya Tenaga Ahli

Hal terakhir yang tidak boleh lupa untuk dirincikan adalah mengenai biaya tenaga ahli yang digunakan. Biaya ini tentu berbeda-beda tergantung dengan sistem yang digunakan. Sistem untuk tenaga ahli ini memiliki tiga jenis yang bisa dipilih pengguna sesuai dengan kebutuhannya.

Sistem pertama adalah borongan penuh, untuk sistem yang satu ini pengguna hanya perlu menyiapkan mental dan uang saja karena semua kebutuhan sudah termasuk kewajiban tukang yang melakukannya. Tentunya semuanya lebih praktis dan cocok bagi pengguna yang tidak memiliki waktu untuk mengawasi proses renovasi ini.

Sistem kedua yang bisa dipilih adalah borongan jasa dimana pengguna cukup membayar satu kali untuk sekelompok tenaga ahli yang bekerja. Namun untuk materialnya pengguna bisa membeli sendiri atau langsung meminta mereka yang membelinya. Biaya untuk borongan ini mulai delapan ratus ribuan sampai jutaan lebih tergantung banyaknya tukang dan keahliannya.

Pembayarannya bukan berdasarkan hitungan hari namun langsung deal setelah semua pekerjaan selesai. Biasanya antara kedua pihak sudah melakukan perjanjian yang jelas untuk menyepakati kapan bangunan tersebut selesai direnovasi. Pengguna bisa menyesuaikan tergantung daftar biaya renovasi rumah sederhana.

Sistem terakhir yang bisa digunakan adalah mengenai sistem harian. Untuk sistem yang satu ini cocok dipilih saat pengguna melakukan renovasi sederhana dan cukup dikerjakan satu sampai dua orang saja dalam waktu yang singkat. Harganya memang mahal dimana mulai dari seratus ribuan per hari sampai jutaan rupiah.

Tips yang perlu dilakukan ketika renovasi rumah

  • Keseimbangan Desain Rumah

Tips pertama yang bisa dilakukan adalah mengenai keseimbangan desain rumah yang digunakan. Ada banyak perpaduan desain rumah yang bagus ketika digabungkan menjadi satu. Hal ini bisa dijadikan solusi yang tepat untuk pemandangan rumah yang terkesan sangat monoton dan memerlukan sentuhan lagi.

Tema yang banyak penggemar dan selalu digunakan adalah tema vintage terlebih untuk tipe bangunan yang modern. Tema yang satu ini cukup memberikan sentuhan yang menawan untuk rumahnya. Untuk memadukannya pengguna bisa memilih kesan klasik dimana keduanya bisa saling melengkapi.

Saat ini banyak orang yang berkreasi mengenai desain rumah namun justru membuat pemandangan rumahnya menjadi aneh. Contohnya desain vintage dipadukan dengan minimalis dimana vintage seharusnya menyajikan bangunan yang mewah. Sementara untuk minimalis terkesan dengan ruangannya yang serba terbatas.

  • Cat Ulang Tembok

Tips berikutnya yang bisa diperhatikan ketika merenovasi rumah adalah kewajiban dalam hal pengecatan tembok rumah. Rumah yang direnovasi tentunya memberikan kesan yang baru namun terkadang membuat cat yang ada menjadi terkelupas. Sehingga untuk menunjang keindahannya pengguna wajib melakukan pengecatan ulang.

Pengecatan ulang ini tidak harus untuk semua bagian rumah secara keseluruhan. Pengguna cukup mengecat pada bagian yang baru saja direnovasi untuk menegaskan keindahan dari ruangannya tersebut.  tentunya hal ini juga harus dimasukkan dalam biaya renovasi rumah sederhana murah.

  • Tambahkan Aksesoris

Salah satu penyebab bangunan rumah tetap kurang menarik padahal sudah dilalukan renovasi adalah kurangnya hiasan atau aksesoris yang ada di dalam ruangannya. Pengguna bebas saja berkreasi untuk memasukkan ornamen yang cantik sebagai hiasan di dalam ruangannya.

Aksesoris ini bisa berupa pajangan biasa ataupun benda hidup layaknya tanaman hijau dan bunga-bunga. Bahkan bunga simpel seperti jenis kaktus dipadukan dengan meja kecil yang estetik sudah cukup untuk menunjang keindahan ruangan yang baru saja direnovasi ini. Aksesoris ini juga tidak perlu mahal dan besar sesuaikan saja dengan kebutuhan ruangannya.

  • Gunakan Kayu

Siapa yang tidak suka konsep ruangan menggunakan kayu sebagai hiasannya? Nyatanya untuk ruangan yang dirasa masih kurang estetik bisa menambahkan aksen kayu sebagai hiasannya. Kayu ini tidak harus menutupi semua bagian ruangannya melainkan cukup diletakkan pada atap rumah maupun ditempelkan untuk dinding saja.

Kayu mampu membawa suasana alam dan lebih adem ke dalam rumah pengguna meskipun perawatannya juga harus diperhatikan. Itulah beberapa tips yang bisa digunakan untuk renovasi rumah sederhana. Semoga bermanfaat.

Leave a comment

×

Assalamualaikum!

Pilih salah satu customer service kami dibawah ini untuk chat melalui whatsapp atau kirim kami email ke [email protected]

× Whatsapp Kami Disini